Saturday, November 25, 2006

RS, Jumat, 24 November 2006
Kiki di Pastikan Terkena Tembakan

POSO - Pengungkapan kasus Idul Fitri berdarah Minggu, (22/10) silam terus berjalan. Seiring dengan itu, bukti dan fakta terbaru mulai terkuak. Ini seakan membenarkan adanya indikasi penyerangan Brimob terhadap perkampungan penduduk di tanah runtuh (TR) Kel. Gebangrejo malam itu.
Setelah sebelumnya membantah laporan Mabes Polri, bahwa Saefudin alias Udin (22) korban tewas pada tragedi minggu malam (22/10) karena terkena serpihan bom, pihak RSUD Poso kembali membantah, jikalau korban luka lainnya seperti Muh. Rizki alias Kiki, juga terkena bom. " Bukan serpihan bom. Dari hasil foto radiologi, Kiki terkena amunisi yang berasal dari tembakan senjata api," kata Direktur RSUD Poso dr. Asnah Awad, yang ditemui sejumlah wartawan diruang kerjanya kemarin. Pernyataan Asnah makin dibenarkan, setelah tiem dokter berhasil mengoperasi luka yang tertembus timah panas. " Dari luka Kiki, kami temukan proyektil peluru," Sebut direktur rumah sakit Poso ini, tanpa menyebut jenis proyektil yang dimaksud. Saat ini proyektil tersebut berada di RSUD Poso. Bukan hanya itu, korban luka lain yang terjadi pada malam tersebut juga bersumber dari tembakan senjata api. Walaupun telah dipastikan semua korban luka dan tewas pada peristiwa Minggu malam tersebut karena tertembus timah panas, namun pihak rumah sakit belum bisa menyebut dari senjata milik siapa peluru itu keluar.
Fakta terbaru yang diungkap pihak rumah sakit , juga menguatkan temuan komisi nasional hak asasi manusia (KOMNAS HAM), yang menyebut adanya pelanggaran HAM pada peristiwa minggu malam jelang idul fitri itu. Diketahui, saat tim Komnas Ham yang di ketuai Zumrotin K. Susilo turun melakukan investigasi ke Poso beberapa waktu, menyimpulkan adanya pelanggaran HAM saat terjadinya bentok warga vs masyarakat yang dilakukan aparat Brimob. Kesimpulan komnas HAM tersebut diambil setelah melakukan penelitian di TKP sekaligus melakukan wawancara (testimoni) langsung terhadap salah satu korban penganiayaan aparat Brimob di depan Mapolres Poso, Dany Yusuf.(Cr5)

No comments: