Monday, November 13, 2006

SUARA PEMBARUAN DAILY
Razia di Perbatasan Poso Diperketat

[PALU] Polisi di Poso masih terus memburu dan mencari kesempatan untuk menangkap 29 buronan yang diduga sebagai dalang aksi kekerasan dan terorisme di Poso maupun Palu selama ini.
Pada Minggu (12/11) malam hingga Senin (13/11) siang, polisi di Poso melakukan razia di daerah-daerah perbatasan dari maupun menuju Poso.
Salah satu wilayah perbatasan yang dirazia ketat oleh polisi, di Pos Tumora yaitu daerah perbatasan antara Kabupaten Poso dan Parigi Moutong.
Ada indikasi kuat, sejumlah buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri tersebut sudah melarikan diri dari Poso. Mereka diperkirakan lari bersembunyi ke daerah pantai timur Sulawesi Tengah (Sulteng) melewati pos Tumora.
Sumber di Mapolres Poso menyebutkan, ada beberapa tempat di pantai timur Sulteng antara lain di Kecamatan Moutong dan Tinombo, yang diduga menjadi basis persembunyian sejumlah oknum yang diduga terlibat aksi-aksi kekerasan di Poso maupun Palu selama ini.
Sementara itu, Kapolres Poso AKBP Sufahriadi yang dikonfirmasi wartawan, Senin siang, membenarkan adanya peningkatan razia di pos-pos perbatasan dari maupun menuju Poso.
"Memang sejak beberapa hari ini razia di perbatasan kita tingkatkan, untuk menjaga kemungkinan ada di antara DPO yang melarikan diri melalui jalur-jalur perbatasan," katanya.[128]
Last modified: 13/11/06

No comments: